Header Ads

Warga Palestina Ucapkan Terima Kasih Kepada Muhammadiyah



Aktivis kesehatan Palestina di Gaza yang terdiri dari dokter dan tenaga medis mengucapkan terima kasih kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan Lazismu yang telah menyalurkan bantuan dari rakyat Indonesia.

Pihaknya menyebut bahwa korba-korban di Palestina telah menerima bantuan obat-obatan dan makanan dari Lazismu. Bantuan tersebut telah disalurkan di Rumah Sakit Shifa Hospital dan Jabalia Medical Center.

“Dari lubuk hati yang paling dalam kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini bisa membantu pengobatan para korban yang ada di Palestina,” ujarnya dengan Bahasa setempat sambil membawa tanda serah terima yang bertuliskan “BANTUAN RAKYAT INDONESIA UNTUK PALESTINA”.

Sebagaimana diketahui, Lazismu melalui program Muhammadiyah Aid telah menyalurkan bantuan 1000 paket makanan dan 300 paket alat medis di Rumah Sakit Shifa Hospital dan Jabalia Medical Center pada hari Kamis, (20/5).

Bantuan tersebut disalurkan oleh relawan Lazismu yang berada di Gaza. Pada hari yang sama, relawan Lazismu di Gaza juga tengah menyiapkan 2000 paket makanan untuk kebutuhan dasar masyarakat di Palestina yang sedang terdampak agresi militer Israel.

“Kita lagi siapkan 2000 paket makanan lagi di Gaza. Paket makanan itu kita kemas di Gaza. Isinya sembako dan kebutuhan pokok,” ujar Muhammad Sabeth Abilawa, Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sebagaimana diketahui, setidaknya 222 orang telah tewas dalam pemboman Israel di Gaza, menurut otoritas kesehatan, termasuk 63 anak-anak. Sementara itu, sedikitnya 12 orang tewas dalam serangan roket di Israel, termasuk dua anak.

Serangan Israel di Gaza telah menyebabkan beberapa bangunan bertingkat tinggi menjadi sasaran, termasuk blok menara al-Jalaa yang menampung kantor media internasional.

Para pendukung kebebasan pers mengutuk serangan itu sebagai upaya untuk membungkam jurnalis.

Israel juga menghancurkan gedung perkantoran al-Jawhara dan al-Shorouk di Kota Gaza, yang menampung lebih dari selusin media internasional dan lokal. (Lazismu.org)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.