Header Ads

Aksi Klinik Berjalan Muhammadiyah kembali menjadi Sorotan! Hadir untuk korban Gempa NTT.

NTT- Di tengah situasi pengungsian akibat bencana, kebutuhan para penyintas tidak hanya terbatas pada makanan dan tempat tinggal. Tim relawan menemukan fakta bahwa banyak kelompok rentan, khususnya bayi, balita, ibu, hingga lansia, membutuhkan perhatian dan layanan medis secara darurat.

Keterbatasan fasilitas kesehatan di lokasi pengungsian menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut berpotensi memperburuk kesehatan para pengungsi, terutama bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus dan membutuhkan penanganan segera.

Di tengah kondisi inilah MDMC dan Lazismu hadir melalui aksi Klinik Berjalan Muhammadiyah. Dengan sigap, tim memberikan pelayanan kesehatan yang berfokus pada ibu dan anak, menyediakan obat-obatan dasar serta baby kit, sekaligus membuka layanan konsultasi medis langsung di lokasi pengungsian.

Kehadiran layanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memastikan para penyintas, terutama kelompok rentan, tetap mendapatkan perhatian dan akses layanan kesehatan di tengah keterbatasan. Sebab, bagi mereka yang berada di pengungsian, kepedulian kecil sekalipun dapat menjadi harapan yang sangat berarti.

Aksi ini juga menegaskan bahwa menyebarkan kebermanfaatan bagi sesama, di mana pun bencana melanda, merupakan misi kepedulian yang inklusif. Kepedulian tidak membeda-bedakan siapa yang berhak menerima bantuan, karena setiap mereka yang terdampak dan membutuhkan, berhak mendapatkan uluran tangan serta perhatian.

Mari bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT dan daerah bencana lainnya. Semoga kita semua dicukupkan rezeki, kekuatan, dan keikhlasan untuk terus merangkul mereka yang membutuhkan.

Bersama, mari hadirkan harapan dan kebermanfaatan bagi sesama.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.